[KAJIAN] Waspadalah Aliran Sesat !!

Penceramah : Ustadz Abdul Somad, Lc., M.A.

Hari / Tanggal : Ahad / 26 Maret 2017 || 27 Jumadil Akhir/6 1438

Judul Kajian : Waspadalah Aliran Sesat !!

Tempat : Masjid Al-Kautsar Jalan Neraca Pekanbaru

Menurut Majelis Ulama Indonesia (MUI) suatu ajaran Islam dikatakan sesat apabilang memenuhi karakteristik atau kriteria-kriteria berikut ini.

1. Mengingkari Salah Satu Rukun Islam atau Rukun Iman

Contoh dari kriteria yang pertama ini adalah seperti menambah jumlah rukun Islam atau rukun iman, mengingkari atau tidak memercayai salah satu dari rukun-rukun tersebut. Contoh lainnya lagi adalah dengan mengubah syariat yang sudah ditetapkan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’aala dan yang disampaikan oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Misalnya ajaran yang mengubah seluruh atau sebagian isi dari kalimat syahadat, tidak mewajibkan berpuasa pada bulan Ramadhan, tidak wajib membayar zakat, tidak wajib melaksanakan haji bagi yang mampu, meragukan adanya malaikat, dan lainnya.

2. Mengikuti Akidah yang Tidak Sesuai dengan Al-Qur’an dan Sunnah

Pada karakteristik kedua ini, banyak yang mencari pembenaran daripada mencari kebenaran yang bersumber dari Al-Qur’an dan hadits-hadits shahih. Banyak dari mereka yang tidak berkeinginan mengikuti hukum-hukum yang telah ditetapkan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’aala dan mencari sumber hukum lain selain hukum Allah Subhanahu Wa Ta’aala.

3. Meyakini Adanya Wahyu Setelah Al-Qur’an

Golongan yang meyakini bahwa Al-Qur’an bukan wahyu terakhir yang diturunkan biasanya juga akan meyakini bahwa Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam juga bukan utusan terakhir. Mereka akan memiliki kitab suci buatan sendiri dan juga memiliki nabi palsu yang mereka yakini adalah nabi setelah Nabi Muhammad Shallallahu’Alaihi Wasallam.

4. Mengingkari Kebenaran Isi Al-Qur’an

Mereka yang mengingkari kebenaran isi dari kitab suci Al-Qur’an bisa mengingkari secara keseluruhan, atau sebagian saja. Misalnya terkait perintah untuk mendirikan shalat dan mengenakan hijab. Mereka meyakini bahwa shalat adalah perkara wajib yang harus dilakukan. Namun pada saat yang sama, mereka tidak meyakini keharusan untuk mengenakan hijab. Banyak alasan-alasan yang dikeluarkan sebagai pembenaran untuk tidak mengenakan hijab.

5. Menafsirkan Al-Qur’an Tidak Sesuai Kaidah dan Ilmi Tafsir

Ayat-ayat Al-Qur’an ditafsirkan tidak ditafsirkan sebagaimana mestinya. Mereka menafsirkan Al-Qur’an hanya berdasarkan hawa nafsu belaka. Hal ini tentu saja akan membuat orang awam terjebak dalam tafsir yang mereka buat-buat dan membuat masyarakat terjerumus ke dalam dosa.

6. Mengingkari Hadits-hadits Shahih Rasulullah

7. Melecehkan Nabi dan Rasul Utusan Allah Subhanahu Wa Ta’aala

8. Mengingkari Nabi Muhammad Sebagai Nabi Terkahir

9. Mengubah / Menambah / Mengurai Ibadah yang Sesuai Syariat

10. Suka Meng-kafirkan tanpa Memiliki Dalil-dalil yang Sesuai Syariat

Pada kajian ini juga sedikit menyinggung beberapa ciri-ciri pengikut sesat syi’ah yang di antara lain adalah:

1. Menambah rukun iman dengan tambahan dua belas orang imam syi’ah. Naudzubillah.

2. Meyakini bahwa Al-Qur’an yang ada sekarang tidak otentik atau asli karena sudah diubah oleh Abu Bakar dan Umar bin Khattab Radhiyallahu ‘Anhum. Naudzubillah.

3. Mencaci khalifah Abu Bakar, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, dan Aisyah binti Abu Bakar Radhiyallahu ‘Anhum dengan mengganti gelar Radhiyallahu ‘Anhu atau Radhiyallahu ‘Anha dengan la’natullahi ‘alaihi. Naudzubillah.

4. Meyakini bahwa imam-imam syi’ah memiliki pengetahuan yang melebihi pengetahuan yang dimiliki Allah Subhanahu Wa Ta’aala. Naudzubillah.

5. Jika jumlah mereka masih sedikit, mereka akan berkamuflase sebagai Ahlussunnah Wal Jama’ah. Namun jika komunitas mereka sudah mulai ramai, secara perlahan-lahan kedok ajaran syi’ah yang mereka bawa akan mulai tampak.

Bentengi diri kita dengan selalu memperlajari Islam dengan benar dan kaffah. Salah satu doa yang InsyaAllah dapat menjauhkan kita dari kesesatan dan selalu ditunjukkan kepada kebenaran adalah doa berikut ini.

اللهُمَّ أَرِنَا الحَقَّ حَقّاً وَارْزُقْنَا التِبَاعَةَ وَأَرِنَا البَاطِلَ بَاطِلاً وَارْزُقْنَااجْتِنَابَهُ،  بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ.
Allahumma aarinal-haqqa haqqan warzuqnat-tibaa’ah, wa arinal-baatila baatilan warzuqnaj-tinaabah, bi rahmatika yaa arhamar-rahimiin.
Artinya : Ya Allah Tunjukilah kami kebenaran dan berikan kami jalan untuk mengikutinya, dan tunjukanlah kami kebatilan dan berikan kami jalan untuk menjauhinya.

Semoga kesepuluh ciri di atas tidak ada pada diri kita. Dan Allah Subhanahu Wa Ta’aala selalu menjaga kita dalam kebenaran Islam yang benar-benar haq. Aaamiin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *